Puskesmas Kecamatan Tamansari melayani masyarakat umum, masyarakat dengan ASKES, Jamsostek , / BPJS.
Program kesehatan untuk masyarakat tak sebatas menyediakan balai pengobatan dan rumah sakit atau memberi pelayanan gratis berobat (terutama) untuk orang miskin. Sebagian besar masyarakat dan media massa memang cenderung beranggapan bahwa hal itulah yang sebenarnya diperlukan rakyat dalam soal kesehatan. Pada umumnya mereka hanya sadar akan haknya di bidang kesehatan setelah jatuh sakit.
Pemerintah dengan segala kelebihan kemampuannya dibandingkan dengan rakyat berkewajiban melakukan program- program pencegahan penyakit sebelum penyakit itu mendatangi rakyatnya. Maka, tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam bidang kesehatan bukan pada berapa banyak rumah sakit dan balai pengobatan yang didirikan dan berapa besar ia membiayai pengobatan bagi yang miskin, tetapi pada seberapa jauh preventable diseases dapat dicegah, seberapa besar kematian yang tidak seharusnya (unnecessary death) bisa dihindarkan, seberapa jauh kecacatan (disability) akibat penyakit dapat dikurangi, seberapa jauh rakyat didorong untuk berperilaku sehat, dan seberapa jauh pemerintah dapat mengantisipasi datangnya wabah baru sebelum masuk ke Indonesia.
Sekali-sekali, boleh juga ditunjukkan bahwa pemerintah dan parlemen lebih berpihak kepada rakyat, bukan kepada pemilik modal. Kita jangan terus ketinggalan dari negara lain. Kini indeks pembangunan manusia (HDI) kita sudah tertinggal oleh Vietnam. Pada tahun 2005, Vietnam menduduki peringkat 114 dan Indonesia peringkat 109. Pada tahun 2008, Indonesia naik ke peringkat 107, tetapi Vietnam meloncat melewati kita ke posisi 105. ”How tragic,” kata orang Inggris.